Kamis, 04 November 2010

ATMOSFER


Atmosfer adalah lapisan udara yang menyelimuti bumi secara menyeluruh dengan ketebalan lebih dari 650 km.  Gerakan udara dalam atmosfer terjadi terutama karena adanya pengaruh pemanasan sinar matahari serta perputaran bumi.  Perputaran bumi ini akan mengakibatkan bergeraknya masa udara, sehingga terjadilah perbedaan tekanan udara di berbagai tempat di dalam atmosfer yang dapat menimbulkan arus angin.

Pada lapisan atmosfer terkandung berbagai macam gas.  Berdasarkan volumenya, jenis gas yang paling banyak terkandung berturut-turut adalah nitrogen (N2) sebanyak 78,08%, oksigen (O2) sebanyak 20,95%,  argon sebanyak 0,93%, serta karbon dioksida (CO2) sebanyak 0,03%.  Berbagai jenis gas lainnya jufga terkandung dalam atmosfer, tetapi dalam konsentrasi yang jauh lebih rendah, misalnya neon (Ne), helium (He), kripton (Kr), hidrogen (H2), xenon (Xe), ozon (O3), metan dan uap air.

Rabu, 03 November 2010

ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN


A.     MUTASI KELUAR


Mutasi Ke Pemerintah Kota/ Kabupaten Lain

Persyaratan yang harus dipenuhi :
  1. Pimpinan instansi (tidak boleh didelegasikan kepada Pejabat Struktural dibawahnya) membuat surat penyataan persetujuan pindah secara tertulis bagi pegawai Negeri Sipil dilingkungannya yang mengajukan pindah kepada Pejabat Pembina Kepegawaian Pemerintah Daerah/ Kota, dengan melampirkan :
a.      Surat permohonan pindah dari PNS ybs.
b.      Surat pernyataan persetujuan melepas dari Pimpinan instansi PNS ybs.
c.      Surat Pernyataan dari Sekretaris Daerah pemerintah Daerah/Kota asal tentang :
·      Tidak sedang dalam proses atau menjalani hukuman disiplin dan atau proses peradilan.
·      Tidak sedang sangkut paut hutang piutang dengan pihak Bank dan atau pihak lainnya.
·      Tidak sedang menjalani pendidikan dan atau tugas belajar.

Selasa, 02 November 2010

DIKLAT PRAJABATAN


Dasar Hukum :
  1. Peraturan Pemerintah R.I No. 101 Tahun 2000
  2. Keputusan Kepala LAN R.I No. 304A/IX/6/4/1995
  3. Keputusan Kepala LAN R.I No. 342A/IX/6/4/1995
  4. Keputusan Kepala LAN R.I No. 255A/IX/6/4/1995
  5. Keputusan Kepala LAN R.I No. 193/XIII/10/6/2001

A. Diklat Prajabatan Golongan I dan II
  1. Peserta Diklat adalah CPNSD Golongan I dan II sekurang-kurangnya telah 3 bulan melaksanakan tugas sesuai dengan Surat Perintah Melaksanakan Tugas (SPMT), dan selambat-lambatnya 2 (dua) tahun terhitung tanggal pengangkatan sebagai CPNSD.

Sabtu, 30 Oktober 2010

Hidrosfer_Perairan Darat


Hidrosfer berasal dari kata hydro artinya air dan sphaira/ sphere artinya lapisan, hidrosfer adalah bagian lapisan air yang menutupi atau berada dalam bumi kita. Ilmu khusus yang mempelajari air di wilayah daratan dinamakan hidrologi. Hampir tiga perempat bumi tertutup oleh air seperti pada samudera, laut, danau, sungai, rawa, kolam, penampungan air, dan sebagainya, termasuk di atmosfer dalam wujud gas. Jumlah total air di bumi termasuk cairan, gas dan es sekitar 336 juta mil kubik (1,4 miliar kilometer kubik), dan sebanyak 97,2% berada di samudera. Gejala air yang tersebar di permukaan bumi disebut hidrosfer.
Siklus Hidrologi
Air di bumi memiliki jumlah yang tetap dan senantiasa bergerak dalam suatu lingkaran peredaran yang disebut siklus hidrologi, siklus air atau daur hidrologi.

Identifikasi Dan Mitigasi Bencana Tsunami


Bencana Tsunami

Tsunami berasal dari bahasa jepang yaitu Tsu =  pelabuhan dan Nami = Gelombang. Jadi Tsunami berarti pasang laut besar dipelabuhan. Dalam imu kebumian terminology ini dikenal dan baku secara umum. Secara singkat Tsunami dapat dideskripsikan sebagai gelombang laut dengan periode panjang yang ditimbulkan oleh oleh suatu gangguan impulsive yang terjadi pada medium laut, seperti gempa bumi, erupsi vulkanik atau longsoran.

Dampak Perubahan Iklim

Perubahan iklim dapat dikelompokkan menjadi 4 (empat) fenomena berikut :
  1. Meningkatnya temperatur udara;
  2. Meningkatnya curah hujan;
  3. Kenaikan muka air laut (sea level rise);
  4. Meningkatnya intensitas kejadian ekstrim yang di antaranya adalah :

Kerusakan Tanah dan Usaha Penanggulangan


Kerusakan Tanah


Kerusakan tanah dapat disebabkan oleh beberapa hal, antara lain sebagai berikut.

a.    Perusakan hutan, dapat mengurangi daya serap tanah dan kemampuan tanah dalam menampung dan menahan air sehingga mudah tererosi.
b.    Proses kimiawi air hujan, dapat merusak tanah melalui proses perubahan kimiawi.
c.    Proses mekanis air hujan, dapat mengikis dan menggores tanah di permukaannya sehingga terbentuk selokan. 

Materi Geografi Kelas 11 SMA KurMer

Semester 1 Posisi Strategis Indonesia dan Potensi Sumber Daya Alam Letak Indonesia Secara Astronomis Luas Wilayah Indonesia Batas Wilayah In...